BLOGGER TEMPLATES AND Friendster Layouts »
Powered By Blogger

Latest Photos

Latest News

Tampilkan postingan dengan label EPL 2010/11. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label EPL 2010/11. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Februari 2011

Derbi Manchester: Bukan Lagi Bumi dan Langit!

Manchester kembali panas untuk kedua kalinya musim ini di English Premier League (EPL). Penyebabnya tak lain dan tak bukan adalah derbi Manchester yang akan menampilkan dua pelakon utama, Manchester United dan Manchester City di markas besar kebanggaan Manchester United, Old Trafford hari ini. Tentu saja bila melihat sekilas derbi bukanlah derbi yang sebenarnya begitu pantas untuk disaksikan mengingat kedua tim mempunyai status bagai bumi dan langit.

Akan tetapi dalam beberapa tahun terakhir semua seakan menjadi berubah. Derbi Manchester kini menjadi derbi yang harus disaksikan oleh para penggila bola khusunya penggila EPL. Kekuatan finansial City yang telah berubah selama beberapa tahun belakangan mengindikasikan juga perubahan dalam tim sehingga mereka bisa membeli pemain-pemain dengan kemampuan di atas rata-rata. Ini berarti bahwa City setidaknya telah menjadi sebuah tim yang bisa mengimbangi United meskipun di atas kertas United masih diunggulkan terutama dilihat dari rekor pertemuan dan tempat derbi berlangsung.

United dan City di dalam klasemen EPL musim hanya terpaut 5 poin dengan United berada di puncak sedangkan City di posisi ketiga. Di tengah-tengah mereka ada Arsenal. Tentu saja United berambisi untuk bisa menang agar meraih poin 3 dan menjauhi diri dari kejaran Arsenal. Begitu juga City. Kemenangan setidaknya akan bisa membuat mereka melampaui Arsenal yang hanya terpaut satu poin.

Masing-masing kubu begitu yakin meskipun beberapa pilar harus ada yang absen. Di United Rio Ferdinand dan Johny Evans sedangkan di City Nigel Jong. Meskipun begitu kedua arsitek masing-masing tim tetaplah waspada dan bahkan manajer City, Roberto Mancini mengatakan bahwa United adalah tim bermental juara yang baik akan tetapi itu bukan halangan bagi City untuk bisa mengalahkan United.

Selasa, 01 Februari 2011

Suarez ke Liverpool, Torres ke Chelsea

Berita transfer hari ini boleh dikatakan menyita perhatian penggila sepakbola dunia. Adalah Liverpool dan Chelsea pelakon utamanya. Setelah dinyatakan tidak serius dan gagal oleh pihak Ajax, Liverpool akhirnya mendapatkan juga buruan mereka Luis Suarez. Pemain internasional asal Uruguay tersebut dibandrol dengan harga 26,5 juta Euro dengan kontrak selama 5 tahun dari klub asal Amsterdam tersebut. Di Liverpool, Suarez akan mengenakan nomor 7 yang pernah dipakai robbie Keane. Suarez bukanlah pilihan sembarangan the reds-julukan Liverpool. Striker ini sudah mengoleksi 111 gol dalam 159 pertandingan bersama Ajax.
TORRES: HAPPY TO BE BLUE

Hanya saja keinginan untuk menduetkan Suarez dengan Fernando Torres sirna sudah sebab nama yang disebut terakhir menyebrang ke Chelsea. Chelsea berani membayar mahal striker internasional Spanyol tersebut dengan 58,5 juta Euro. Sebuah harga yang harus dikeluarkan hasil dari pembicaraan alot kedua kubu. Torres sendiri dikontrak dalam waktu 5 tahun.

Selain Suarez dan Torres, kedua klub juga telah mendatangkan Andy Caroll dan David Luiz.

Selasa, 24 Agustus 2010

Liverpool: Ironi yang takkan pernah selesai

Kekalahan memalukan yang diterima Liverpool dari Manchester City pada pekan ke-2 Liga Inggris (23/08) dengan skor 3-0 semakin membuat sebuah tanda tanya besar yang sudah menjadi-jadi. Semua orang tahu apa itu Liverpool, klub besar yang bermarkas di Liverpool, Inggris yang juga terkenal karena The Beatles-nya dan juga klub yang mempunyai pelatih dan pemain di atas rata-rata. Namun,  sayang  mengapa komposisi seperti itu sepertinya memang belum dan sepertinya tidak akan cukup membuat Liverpool untuk bisa bersaing di jalur perebutan mahkota juara Liga Inggris? Hal inilah yang akan muncul pada klub ini setiap menjelang dan saat musim bergulir.
Semenjak Liga Inggris dengan format yang baru diperkenalkan pada 1992, Liverpool selalu jauh dari prestasi untuk bisa juara. Mereka bahkan kini sudah kalah dari rival abadi, Manchester United yang sudah menjadi raja semenjak Liga Inggris digelar pada 1992. Bahkan tak hanya itu mereka juga harus rela dilewati rival lainnya seperti Arsenal atau raksasa semenjak 2004, Chelsea untuk meraih gelar juara dan tak ketinggalan klub papan tengah seperti Blackburn Rovers saja mampu untuk juara.
Hal tersebut yang selalu membuat para penggemar Liverpool penasaran. Rasanya penasaran itu tidak akan berganti. Berulangkali klub ini mengganti pelatihnya semenjak era baru Liga Inggris dan berulangkali juga pemain-pemain top didatangkan. Namun, tetap saja nihil.
Orang-orang sekaliber Gerrard Houllier atau juga Rafael Benitez pernah merasakan melatih klub yang termashyur di masa lalu ini. Namun, nyatanya racikan mereka tidak bisa juga mengantar Liverpool setidaknya untuk meraih gelar juara. Mental para pemain serta tekanan dari pihak pemilik klub bisa jadi adalah hal-hal yang mengganjal bagi klub ini untuk juara.  Belum lagi krisis finansial yang sempat melanda klub ini dan menjadi penghalang bagi mereka untuk melego sponsor baru, standard chartered bank.
Melihat dari keadaan di atas saja sekarang sudah bisa disimpulkan bahwa Liverpool sekarang hanyalah nama besar saja dan keberadaannya di Barclays Premier League seakan-akan sebuah pelengkap dengan status sekarang adalah klub medioker. Klub ini butuh perubahan yang drastis dan lama serta bukan sesaat.