BLOGGER TEMPLATES AND Friendster Layouts »
Powered By Blogger

Latest Photos

Latest News

Tampilkan postingan dengan label Piala Dunia Antarklub 2010. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Piala Dunia Antarklub 2010. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Desember 2010

Ah, Mazembe...Inter bukanlah Internacional...

Upaya TP Mazembe, klub medioker asal Kongo untuk membuat kejutan tidak berlanjut di final piala Dunia Antarklub 2010 di Uni Emirat Arab. Dalam final itu, Mazembe harus mengakui kedigdayaan lawannya, Inter Milan yang tampil luar biasa dan kesetanan.
Internazionale on top of the world

Hal itu terlihat ketika Inter yang memang mendominasi mampu membuka keunggulan melalui kaki striker asal Bulgaria, Goran Pandev pada menit ke-13. Empat menit kemudian giliran striker utama Inter asal Kamerun, Samuel Eto'o memperbesar keunggulan. Pertandingan babak pertama berakhir 2-0 untuk Inter.

Di babak kedua Inter tetap giat menunjukkan dominasinya meski Mazembe juga berupaya memberikan ancaman namun selalu kandas di barisan pertahanan Nerrazurri yang dikomandoi Lucio dan mistar yang dijaga Julio Cesar. Lima menit menjelang bubaran gelandang Inter asal Perancis, Jonathan Biabiany melengkapi kemenangan Inter menjadi 3-0 ke gawang Mazembe yang dijaga oleh Muteba Kidiaba.

Hasil yang demikian membuat Inter menjadi juara dunia untuk ketiga kalinya setelah 1964 dan 1965 dan setidaknya membuat posisi Rafael Benitez tetap aman. Bagi Massimo Moratti, sang presiden, prestasi ini tentu seperti mengulangi prestasi ayahnya, Angelo. Kedua-duanya sama-sama mempersembahkan gelar prestisius untuk klub yang mereka pimpin.

Kemenangan Inter sekali lagi menjadi dominasi Eropa dalam 4 penyelenggaraan terakhir sejak 2007. Namun, juga kali ini kemenangan itu diraih bukan dari wakil Amerika Latin tetapi dari Afrika. Bagi Mazembe yang mewakili Afrika meski kalah tetap saja ada kebanggaan untuk mereka.

Kamis, 16 Desember 2010

Inter ke final: Eropa versus Afrika

Harapan Seongnam Ilhwa Chunma untuk memberi kejutan pada Inter Milan di semifinal piala Dunia Antarklub 2010 tidak kesampaian. Jawara Asia asal Korea Selatan itu harus dipaksa mengakui keunggulan jawara Eropa tersebut tiga gol tanpa balas.
Javier Zanetti of FC Internazionale Milano celebrates

Seongnam sebelum pertandingan sesumbar percaya diri akan bisa mengalahkan Inter mengingat di hari sebelumnya secara mengejutkan wakil Afrika, TP Mazembe melaju ke final usai mengkandaskan Internacional dua gol tanpa balas.

Namun, apa yang terjadi di lapangan sungguh berbeda dengan keinginan. Inter yang hampir semuanya diperkuat para pemain intinya yang kembali usai badai cedera-kecuali Wesley Sneijeder yang harus ditarik di awal-awal pertandingan dan digantikan Thiago Motta-menunjukkan kualitas mereka yang sebenarnya.

Pada menit ke-3 klub berjuluk la beneamata ini sudah unggul cepat melalui tendangan menyusur Dejan Stankovic. Keunggulan Inter bertambah ketika sang kapten, Javier Zanetti dengan aksi satu-duanya sukses menjaringkan bola ke gawang Seongnama yang dijaga Sung Ryong pada menit ke-32. Diego Milito, pahlawan dengan dua gol kemenangan Inter di final UEFA Champions League musim lalu menjadi penutup gol Inter pada menit ke-73.

Meskipun kalah secara kualitas toh Seongnam bukanlah klub anak bawang. Berkali-kali klub berlambang pegasus tersebut memberikan ancaman lewat beberapa pemain kunci mereka seperti Sasa Ognenovski dan Mauricio Molina.

Dengan hasil yang demikian Inter melaju ke final dan menantang wakil Afrika, TP Mazembe. Tentu saja lawan yang dihadapi sekali lagi bukanlah lawan yang enteng. Hasil ini juga setidaknya mengamankan posisi Rafael Benitez yang santer terdengar akan didepak jika kalah mengingat ketidakstabilan dan kekalahan Inter di beberapa ajang.

Rabu, 15 Desember 2010

History is broken: Wakil Afrika ke Final!

Sebuah kejutan terjadi di ajang piala Dunia Antarklub 2010. Pelakunya adalah TP Mazembe Englebert. Klub asal Republik Demokratik Kongo tersebut tanpa diduga bisa menghempaskan klub raksasa asal Brasil, Internacional di semifinal kejuaraan tersebut. Perlu diketahui Internacional adalah klub unggulan selain Inter Milan di ajang ini.
Rafael Sobis of Sport Club Internacional takes on Miala Nkulukuta of TP Mazembe

Dua gol dari Mulota Mabangu pada menit ke-53 dan Dioko Kaluyituka pada menit ke-85 yang melambungkan asa bagi Mazembe, wakil Afrika pertama untuk melaju ke final. Tentu hal tersebut tidak mudah bagi juara Afrika tersebut ketika berhadapan dengan Internacional yang diperkuat beberapa pemain bintang seperti Andres D'Allesandro dan Rafael Sobis. Bahkan terlihat sebenarnya juga Internacional mempunyai kekuatan di atas wakil Afrika tersebut.

Apa yang dilakukan oleh TP Mazembe setidaknya seperti mematahkan sejarah kejuaraan yang selama ini hanya menempatkan wakil Eropa melawan Amerika Latin. Tentunya pencapaian Mazembe setidaknya akan menjadi kebanggaan Afrika meskipun di final nanti mereka kalah dari siapa pun itu lawannya.

Jumat, 26 November 2010

Piala Dunia Antarklub 2010

Pada bulan depan tanggal 8 Desember nanti, FIFA, selaku badan tertinggi sepakbola sejagad akan menggelar hajatan berupa FIFA Club World Cup untuk yang kesekian kali sejak 2000. Ajang ini sama seperti tahun lalu akan diadakan di Uni Emirat Arab tepatnya di Abu Dhabi dan akan berakhir pada 18 Desember 2010. Ada dua stadion yang akan digunakan yaitu, Zayed Sports City dan Mohammed bin Zayed Stadium.

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, jumlah tim yang berkompetisi ada 7 tim. Enam di antaranya sebagaimana peraturan FIFA adalah tim-tim yang menjuarai kompetisi antar-region masing-masing ditambah satu tim tuan rumah. Mereka adalah Inter Milan (Italia/Eropa), Internacional (Brasil/Amerika Selatan), Pachuca (Meksiko/ Amerika Utara, Tengah, dan Karibia), Seongnam Ilhwa Chunma (Korsel/Asia), Hekari United (Papua Nugini/Oseania), dan TP Manzembe (Kongo/Afrika). Sedangkan satu lagi adalah tim tuan rumah yaitu, Al Wahda.

Kompetisi dikarenakan pesertanya sedikit hanya akan memakai sistem gugur. Pada pertandingan pertama nanti tuan rumah Al Wahda akan menantang Hekari United. Pemenang dari pertandingan akan bertemu wakil Asia, Seongnam Ilhwa dan selanjutnya pemenang ini akan bertemu dengan Inter Milan.
Di sisi lain, akan ada pertandingan antara TP Manzembe dengan Pachuca. Salah satu pemenangnya akan bertemu dengan Internacional.

Terlihat jelas ada pemberian keistimewaan bagi wakil dari Eropa dan Amerika Latin yang memang merupakan kiblat sepakbola dunia hingga saat ini. Wakil-wakil dari kedua benua ini hanya akan bermain dua kali dan sudah pasti orang akan selalu memprediksi bahwa keduanya harus bertemu di final agar bisa menjaga mutu turnamen. Jadi, bisa dibilang banyak yang menginginkan ada duel dua Inter di ajang kali ini.

Sementara wakil lainnya juga tidak bisa dipandang sebelah mata terutama wakil-wakil dari Asia yang dalam tiga tahun terakhir selalu menembus semifinal dan menduduki peringkat ketiga. Wakil Asia tahun kemarin yang melakukannya adalah Pohang Steelers dari Korsel.

Kamis, 26 Agustus 2010

Menyaksikan Orang-orang Papua di Piala Dunia Antarklub 2010

Namanya saja tidak populer di semua kalangan pecinta sepakbola apalagi jika dilihat dari asal negara dan region berkompetisi akan sungguh-sungguh jauh berbeda dengan region-region kompetisi yang ada di muka bumi ini. Namun, Hekari United FC adalah sebuah fenomena yang benar-benar lahir pada 2010 ini. Inilah klub sepakbola asal Papua Nugini, sebuah negara yang hampir-hampir dilupakan semua orang.

Hekari United adalah sebuah contoh lain keberhasilan sebuah klub sepakbola  dari negara yang akar sepakbolanya tidak begitu mengakar (hampir semua negara Oseania memang tidak populer sama sekali dengan sepakbola) dan untuk pertama kalinya dalam sejarah klub tersebut klub inilah di luar Australia (saat masih di Oseania) dan Selandia Baru yang akan mewakili Oseania di Piala Dunia Antarklub 2010 pada Desember nanti.

Menarik? tentu saja. 

Keberhasilan Hekari mewakili Oseania didapat setelah mengalahkan wakil kuat asal Selandia Baru, Waitakere United dalam dua babak final dengan agregat 4-2 pada April dan Mei tahun ini. Tak ada pemain terkenal dari klub ini selain Kema Jack, sang topskor. Selain itu kebanyakan skuad klub ini sebagian besar diisi pemain-pemain dari Papua Nugini sendiri dan sisanya adalah dari Solomon dan Fiji.

Meskipun nanti dalam skema Piala Dunia Antar Klub, Hekari hanyalah sekedar penggembira dan mungkin akan dikalahkan oleh Al-Wahda, klub tuan rumah, tetap saja hal ini merupakan prestasi bagi sebuah klub dengan kekuatan sepakbola minor. Prestasi yang didapatkan pun juga bukan sebuah mimpi belaka.

Yang menarik lagi adalah karena Hekari berasal dari Papua Nugini, tetangga Indonesia di sebelah timur, tentu saja yang akan main dan dilihat jutaan pemirsa di seluruh dunia adalah orang-orang Papua, sudah pasti tidak hanya akan menimbulkan kebanggaan di diri orang-orang Papua di PNG tetapi juga di Indonesia khususnya yang berada di provinsi Papua dan Papua Barat. Kebanggan namun akan berujung juga pada iri hati. Saya bukannya mau curiga hanya saja ini akan bisa menimbulkan isu "Papua merdeka" meskipun itu tidak populer jika melihat kenyataan klub-klub Papua yang berlaga di ISL selalu akan kesulitan jika berlaga di kompetisi-kompetisi Asia dan selalu pulang dengan wajah memalukan.

Kamis, 19 Agustus 2010

Dua Inter di Piala Dunia Antarklub 2010

Ajang ini masih lama sebenarnya. Akan tetapi dengan juaranya Internacional Porto Alegre sebagai juara Copa Libertadores 2010 maka sebagian besar penggila bola di seluruh dunia termasuk saya sendiri sudah bisa membayangkan sebuah final yang akan mempertemukan dua klub dengan nama yang sama pula dan itu terjadi di Piala Dunia Antarklub pada Desember nanti.

Pelaku pertama jelas berasal dari Eropa dan bernama lengkap Internazionale of Milano atau Inter Milan atau Inter yang merupakan juara Liga Champions Eropa. Pelaku kedua seperti saya sudah bilang tadi: Internacional atau Inter.

Pertemuan dua Inter pada final yang diharapkan banyak orang di Piala Dunia Antarklub tentu merupakan pertemuan yang seru. Selain melambangkan dua kutub kekuatan sepakbola pertemuan ini juga akan sarat dengan banyaknya duel-duel pemain bintang yang dimiliki kedua kubu. Kalau di Inter Eropa kita akan menemukan banyak pemain bintang seperti Samuel Eto'o, Diego Milito, dan lainnya maka di kubu Inter Amerika Latin akan ada Rafael Sobis, Andres D'Allessandro.

Pada akhirnya nanti pemenangnya pun bisa mentahbiskan diri sebagai "Inter" yang terbaik.